Saturday, December 16, 2017
Home > Museum > Keraton Jogja, Kerajaan Jawa Yang Mendunia

Keraton Jogja, Kerajaan Jawa Yang Mendunia

Pasukan Keraton Yogyakarta

JOGJASPOT.COM – Keraton Yogyakarta (Jogja) atau dengan nama lengkapnya Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat terletak di pusat kota provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Indonesia yang mendunia dikenal oleh negara-negara tetangga. Terletak di selatan Malioboro jantung kota, apabila kita ambil garis lurus antara Gunung Merapi dan Laut Kidul, maka Keraton menjadi pusat dari keduanya. Banyak pendapat Keraton Jogja dikenal juga dengan Kerajaan Mataram Islam yang merupakan kerajaan terakhir yang berjaya di tlatah tanah jawa. Namun, ada sejarah yang mengatakan ketika kerajaan hindu budha berakhir kemudian mulai tumbuh kerajaan Islam pertama di Demak, lalu berdiri kerajaan yang lain seperti Mataram islam yang di dirikan oleh Sultan Agung lalu berjalan dan muncul Keraton Jogja yang didirikan oleh Sultan Hamengku Bowono I. Hingga sekarang, keraton Jogja masih menyimpan kebudayaan yang kental akan agama Islam dan Jawa yang sangat mengagumkan.
Keraton Jogja, Kerajaan Jawa Yang Mendunia
Keraton Ngayogyakarta yang dulu hanya anggota keluarga raja dan abdi dalem saja yang bisa leluasa masuk di dalam kraton, kini dibuka selebar-lebarnya dengan nuansa museum yang masih terus digunakan pusaka maupun koleksi lain didalamnya. Sangat kental warisan budaya etnik jawa dan perjuangan semasa penjajahan didalamnya. Ana akan disuguhkan petualangan klasik mulai dari senjata keris, tombak, tameng juga kendaraan seperti kereta jawa yang saat ini masih digunakan untuk beberapa agenda keluarga Keraton Jogja.

Dominasi warna hijau tua, kuning dan emas menjadi gambaran sederhana terlihat klasik dalam berbagai alat kesenian, hasil budaya, ragam pakaian adat dan bentuk rumah ala jawa yang indah. dan tak berhenti disitu saja, bila Spoters berkesempatan berbicara dengan abdi dalem atau kerabat keraton kamu bakal menemukan betapa santun dan ramahnya orang jawa dalam berkomunikasi menyapa semua orang yang datang disana, dan ini yang menjadikan Spoters malu dan sungkan jika ini pengalaman pertamanya. Eksotis dan menarik!

Pasukan Keraton Yogyakarta
Pagelaran Tari dan Wayang Orang di Keraton Jogja
Sebagai representasi dari budaya jawa juga menyuguhkan pergelaran tari-tari jawa tentang berbagai cerita babad tanah jawa seperti ramayana yang dipentaskan oleh penari cantik dan mampu memukau menghipnotis mata hati penonton membawa suasana sakral. Di iringi suara gemelan yang mengalun dan alunan bait-bait kidung jawa oleh pesinden (penyanyi perempuan) dan warangono (pemusik). Selain tari, juga disajikan pentas wayang uwong (orang) membawakan cerita pewayangan yang sangat menarik untuk di saksikan. Wayang orang ini berbeda dengan kebanyakan karena gerakannya tari lainya.

 

Kedhaton dan Abdi Dalem
Selain joglo dan pernik-pernik bangunan Spoters akan melihat sudut Keraton yang lain seperti Kedhaton, dimana kedhaton ini merupakan tempat bertemunya Raja dengan semua pemangku Keraton. Dengan suasana bangunan joglo yang indah dengan beberapa ornamen ala jawa arab yang menghiasi di setiap tembok dan pilar, juga berbagai macam tanaman nan rindang menambah suasana sakral jawa lebih sejuk dan menarik. Pilar-pilar yang berjajar sedemikian rupa menambah gagah dan kuatnya Keraton Jogja waktu itu. Beberapa bangunan taman juga menghiasi setiap sudut komplek Kedhaton Keraton Jogja. Ada yang menarik dikomplek Kedhaton tersebut, ketika Petualang masuk pintu area Karaton maka akan selalu bertemu dengan para penjaga (pekerja khusus) Keraton atau yang biasa di sebut dengan Abdi Dalem.

Abdi Dalem tersebut tidak boleh atau dilarang untuk mungkur (membelakangi) Kedathon,  sehingga sang Abdi Dalem harus selalu menghadap ke arah Kedhaton, bukan membelakangi kedhaton. Ketika Penulis tanya alasanya, maka dengan bahasa jawa khas dan menarik secara ringkas sang Abdi dalem mengatakan bahwa Kedhaton merupakan simbol Raja, disana tempat Raja duduk dan begitulah salah satu cara untuk menghormati kepada Raja. Menarik sekali bukan?

 

Museum Keraton Jogja
Beberapa alat gamelan juga ditampilkan di Istana Jogja, gamelan berasal dari kata gamel yang berarti memukul. Gamelan sendiri merupakan alat musik khas jawa dimana permainan musik ini dilakukan dengan mengunakan alat seperti kenong, kempul, kendhang, gong, suling, kecapi dan lain sebagainya. Memasuki ruang lukisan, banyak dijumpai lukisan bersejarah seperti raja-raja jogja, istri dan anak-anak raja jogja, lukisan tentang kemerdekaan, dan berbagai macam pengambaran tentang keraton. Jika Petualang masuk ke area lukisan jangan lupa untuk masuk ke lukisan yang sakral dan penuh misteri, begitu kata abdi dalem. Lukisan tersebut hanya ada beberapa saja, di tempatkan tersendiri. Tak ketinggalan budaya jawa yang indah seperti batik yang merupakan warisan budaya jawa yang sudah diakui secara internasional. Beberapa lukisan, keris, foto raja-raja jawa, silsilah raja jawa, dan berbagai hasil budaya jawa. Ketika masuk di rumah batik, disana dilarang untuk memotret, jadi Spoters cukup melihat ya.. Karena semua motif batik disana merupakan ciri Keraton Jogja yang merupakan simbol dari istana jawa yang hanya boleh dicetak dan dipakai di lingkungan istana saja. Beragam motif batik istana sangat menarik memang, desain yang khas dan berbeda dengan kebanyakan batik.

Kereta Jawa Keraton Jogja

Misteri Lukisan Raja Keraton Jogja
Museum sering kali tak jauh dari misteri, Di sebuah tembok kamu akan menemukan lukisan raja jawa dengan sepatu slop, Cobalah untuk berjalan ke sebelah kanan dan kiri sambil melihat arah sepatu Raja tersebut. Ajaib memang, sepatu itu seolah-olah mengikutimu melangkah. Dari sudut manapun melihat, sepatu tersebut selalu mengarah kemanapun ke arah pengunjung yang melihat.

Keraton Jogja sendiri sangat sejuk dan nyaman, rindangnya pepohonan dan kursi gazebo tersedia disana untuk duduk-duduk dan bersantai sejenak ketika habis berjalan disekitar Istana Jogja.

One thought on “Keraton Jogja, Kerajaan Jawa Yang Mendunia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *