Saturday, December 16, 2017
Home > Wisata > 7 Wisata Belanja Kerajinan & Cinderamata di Jogja

7 Wisata Belanja Kerajinan & Cinderamata di Jogja

7 Wisata Belanja Kerajinan & Cinderamata di Jogja

Seabreg destinasi tersembunyi yang bisa kamu sambangi di propinsi yang terletak di
bagian tengah-selatan Pulau Jawa ini. Dari Malioboro dengan jajaran kenanganya, cave
tubing di Kalisuci hingga terjun mencebur dinginnya air di Curug Indah, liburan di
Jogja memang melahirkan kesan tak tergantikan. Jogja surga tempat wisata wajib
dikunjungi.

Di Kota kenangan ini, spoters juga akan dipuaskan untuk berbelanja, tanpa perlu ke
mal-mal yang terkenal mahal di kota-kota besar. Jogja menawarkan segalanya, dari
kerajinan berkualitas ekspor dengan harga merakyat.

Dimana saja sih yang menjadi surga wisata belanja di Kota Gudeg ini?

1. Kasongan, Wisata Belanja Gerabah
Kasongan sudah sangat terkenal di kalangan wisatawan sebagai sentra kerajinan gerabah
atau keramik sejak puluhan tahun lalu. Terletak di Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan,
Bantul merupakan pembuat sekaligus menjual benda-benda dari gerabah seperti pot dan
guci aneka motif, patung, hiasan dinding, peralatan dapur, furnitur, serta berbagai
produk kerajinan lainnya.

Jadi, sayang disayangkan jika ke Jogja tapi tak sempat mampir ke galeri seni gerabah
yang berderet di tempat ini. Siapa tahu, kamu menemukan guci atau patung yang pas buat
mendekor rumah atau kamarmu, atau souvenir buat oleh-oleh sembari mencari spot-spot
menari di lingkungan pedesaan.

2. Kota Gede, Kota Peraknya Jogja
Terletak di tenggara kota Yogyakarta, berderet sejumlah toko yang menjual hasil
kerajinan dari perak. Produk yang dihasilkan oleh handmade penduduk setempat yang
umumnya berupa aksesoris seperti cincin, gelang, kalung, sampai souvenir berbentuk
binatang, candi, atau wayang.

Harga yang ditawarkan di sini tergolong murah, selain bisa menyaksikan para pengrajin
perak bekerja di bengkel mereka sekaligus menngamati proses pembuatan kerajinan perak
dari awal sampai finishing. Di kota kecil ini terdapat spot-spot bekas peninggalan
kerajaan yang sudah lama runtuh. Sekali dayung, Kota Gede bisa menjadi pilihan wisata
belanjamu.

3. Wisata Belanja Kerajinan Kulit Manding
Suka berburu fashion berbahan kulit? Datang aja ke desa wisata kerajinan kulit Manding
yang terletak di Jalan Parangtritis KM 11, Bantul. Bermacam produk fashion yang terbuat
dari kulit, seperti tas, sepatu, dompet, jaket, ikat pinggang, sampai pernak-pernik
seperti gantungan kunci dan pigura berjajar di pinggir jalan.

Harga produk-produk kulit ini tak semahal di mal dan masih bisa nego alus. Gak heran
kalau tempat ini menjadi tujuan utama pemburu produk kulit.

4. Desa Wisata Brajan, Pusat Kerajinan Bambu
Desa yang sebagian besar penduduknya sebagai pengrajin kayu, Desa Brajan merupakan desa
wisata belanja produk kerajinan dari bahan dasar bambu. Bermacam produk dan pernik-
pernik klasik seperti kursi bambu, bakul, besek dan jenis ornamen lainya.

Terletak di Kelurahan Sendang Arum, Kecamatan Minggir, Kabupaten Sleman selain lengkap
koleksi kerajinan bambu kita juga disuguhkan nuansa pedesan nan asri. Tak jarang kita
temukan spot-spot menarik di desa kecil ini.

5. Desa Wisata Krebet, Pusat Kerajinan Media Kayu
Jika mengira kerajinan batik itu identik dengan kain, mungkin Anda kurang jauh
pikniknya. Di Dusun Krebet, Desa Sendangsari, Kecamatan Pajangan, Bantul, banyak warga
berkreasi batik tak lagi terpaku menggunakan media kain, melainkan memakai kayu.

Daya tarik batik yang digambar di atas kayu oleh pengrajin menghasilkan beragam produk
yang unik. Ada topeng, wayang dan patung kayu, gantungan kunci, cermin, kotak
perhiasan, dan masih banyak lagi. Pas banget buat kamu yang lagi nyari souvenir buat
oleh-oleh atau pernikahan. Proses pembuatannya juga bisa kamu lihat sendiri, tak jauh
beda dengan pembuatan batik kain.

6. Sentra Kerajinan Keris Desa Banyusumurup
Senjata tradisional dari Jawa ini sudah terkenal di mana-mana. Di Yogyakarta, sentra
kerajinan keris terletak di Desa Banyusumurup, Imogiri, Bantul. Pengrajin keris di desa
Banyusumurup ini memproduksi bilah keris koden atau keris yang berfungsi sebagai hiasan
serta aksesorisnya, seperti warangka (sarung) dan gagangnya. Seni kerajinan keris ini
diturunkan oleh Empu Djiwo Diharjo, pemilik sanggar penempa keris yang mendapatkan ilmu
turun temurun.

7. Pasar Seni Gabusan, Surga Kerajinan di Jogja
Jika sejumlah desa wisata kerajinan di atas membuat dan menjual produk-produk yang
khusus, lain halnya dengan Pasar Seni Gabusan. Di area seluas 4 hektare inilah surganya
kerajinan ditawarkan. Di Pasar Seni Gabusan bisa ditemukan segala jenis lini kerajinan
dari 400-an pengrajin, mulai dari kerajinan batik, gerabah, kulit, terakota, kayu,
bambu, sampai logam.

Dengan sejumlah kawasan belanja dan mal-mal yang tersebar di kota, gak muluk-muluk
kalau Jogja disebut sebagai surganya wisata belanja kerajinan. Jadi, kamu pengen
belanja apa nih? Yuk, ke Jogja aja!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *